
Nikkei kembali melontarkan kabar pesimis terhadap perusahaan AppleĀ dengan mengutip sebuah nara sumber anonim dari salah satu perusahaan supplier utama Apple. Sumber tersebut memprediksi bahwa total penjualan iPhone untuk tahun ini hanya akan menembus angka 210-220 juta produk saja, sebuah jumlah yang mempresentasikan penurunan penjualan sekitar 8.6 persen dari tahun sebelumnya.
Dan pendapat tersebut kembali diangkat oleh seorang chairman perusahaan Foxconn, Terry Gou, yang berkata kepada pada staffnya bahwa permintaan untuk perangkat iPhone ditahun ini akan lemah, paling tidak hal tersebut akan berlangsung hingga awal tahun depan. Dan Foxconn menolak untuk memberikan komentar lain dalam laporannya tersebut.
Beberapa supplier mengatakan bahwa Aple telah melakukan estimasi yang berlebihan akan permintaan produknya, dan tindakan marketing tersebut juga telah menyebabkan beberapa isu tak baik lainnya.
seorang narasumber di salah satu perusahaan supplier utama mengatakan bahwa strategi Apple untuk menjual produk iPhone dengan warna berbeda telah menuntun menuju pembuatan produk inventarisir untuk para supplier, warna baru yang diusung Apple tersebut cenderung lebih sederhana dan harga pembuatannya pun lebih murah jika dibandingkan dengan produk sebelumnya.
Ada banyak rumor yang mengatakan bahwa iPhone 7 nanti penampilannya tidak akan jauh berbeda dengan produk iPhone 6 dan 6s, meskipun rumor lain menyatakan bahwa pada model Plus-nya, Apple akan terapkan fitur Dual Camera sebagai major updatenya.
Tetapi Apple tidak memberikan respon terhadap pendapat Nikkei ini. Meskipun Nikkei berulangkali meminta komentar resmi langsung dari Apple.